PADANG – Flying Stars Pictures, sebuah rumah produksi di Jakarta
akan membuat film dengan latar belakang Sumatera Barat (Sumbar).
Keindahan alam daerah ini menjadi salah satu alasan dipilihnya Ranah
Minangkabau sebagai lokasi pengambilan gambar.
“Alamnya indah, luar biasa dan banyak tempat yang bisa di ekspose,”
kata Produser Pelaksana Flying Stars Pictures, Santana Sartana yang
mewakili produser utama Ahmad Valis Akbar di sela kegiatan Jalan-jalan
ke Mandeh, Sabtu lalu.
Film yang akan shooting di beberapa tempat indah di Ranah Minang
ini rencananya berjudul “Tidak Siti Nurbaya”. Film drama komedi itu,
saat ini tengah proses perampungan skenario, terutama untuk menyesuaikan
dengan setting lokasi. “Rencana tempatnya Rumah Gadang Ibu Mufidah
Jusuf Kalla, Kawasan Mandeh, Istana Pagaruyung, dan beberapa lokasi
lainnya yang perlu kami sesuaikan dengan ceritanya,” sebut Santana yang
sudah mensurvei beberapa tempat di Sumbar.
Santana mengatakan, “Tidak Siti Nurbaya” akan mengangkat kisah
tentang “kawin bajapuik” yang sudah sangat terkenal dan berasal dari
Padang Pariaman. Namun, kali ini, bukan perempuannya yang harus
‘meratapi’ nasibnya, melainkan calon mempelai pria.
“Ceritanya sangat simple dan kita sengaja membaliknya, karena kalau
kawin bajapuik itu kan sudah biasa dan semua orang di sini juga sudah
tahu. Nah, kita tampilkan dengan beda,” kata pria yang juga seorang
aktor ini.
Santana juga menjanjikan sesuatu yang berbeda di film garapan rumah
produksinya bersama A. Valis Akbar. “Kalau Di Bawah Lindungan Kabah
yang pernah shooting di Solsel lebih banyak tentang kisah yang diangkat
dari novel yang sama, tapi kita akan lebih banyak ekspose objek
wisatanya, karena daerah ini memang banyak tempat yang indah,” ujarnya.
Dia mengenal tempat indah ini berkat rekomendasi dari Andrinof
Chaniago, tokoh Minang yang berhasil memperkenalkan Kawasan Mandeh ke
dunia luar. Juga dari pegiat pariwisata Sumbar, Nofrin Nafilus.
Rencananya lagi, film ini akan dibintangi artis-artis top seperti
Christine Hakim yang berperan sebagai ibu dari tokoh utama, Nurbaiti
yang rencananya akan diperankan Isyana, penyanyi yang sedang naik daun.
Kemudian Jajang C. Noer, pemeran ibu dari Syamsir (Ibnu Jamil) yang
dijodohkan dengan Nurbaiti. Juga ada Richard Kevin yang berperan sebagai
Dullah, sahabat Syamsir. Seterusnya Ira Wibowo dan lainnya. “Film
berdurasi 90 menit ini akan menyuguhkan sesuatu yang berbeda bagi
penikmat film,” katanya.
Apalagi akan ada kejutan-kejutan manis di tengah film yang membuat
penonton penasaran dan akan terus menyaksikannya hingga tuntas. “Kita
rencanakan proses film ini selama enam bulan dan diperkirakan April 2016
sudah bisa diluncurkan,” ulasnya. (yuni)
Sumber : http://hariansinggalang.co.id/tidak-siti-nurbaya-shooting-di-keindahan-ranah-minang/





